Siswi SMK Keperawatan Dianiaya Hingga Kritis, Pelakunya Debet Collector

INVESTIGASI.CO, MAKASSAR – Salah seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Keperawatan di Makassar, berinisial AR (16) dianiaya dua debt colletor (leasing) di Jalan Sungai Poso, Kecamatan Makassar, Rabu Malam (22/11/2017).

Kejadian itu berawal saat korban usai mandi dan hanya mengenakan handuk. Sehingga kedua pelaku yang berada dirumah korban terpancing dengan tubuh korban.

Kedua pelaku yang sudah tiba dirumah korban mengikuti korban hingga ke Lantai dua. dan meminta kekorban agar meladeni nafsu bejatnya. Namun korban berusaha membela diri hingga akan menyerahkan barang-barang berharga lainya. Namun pelaku tetap bersikeras untuk memperkosa korban.

Korban yang terus berusaha membela diri, membuat kedua pelaku emosi hingga menusuk (Menikam) korban pada bagian leher sebanyak 7 kali dan mulut 1 kali.

Ornagtua Korban, Chnadra Ayu menjelaskan bahwa kedua Debet colector itu sebelumnya datang dirumahnya hendak menagih biaya tunggakan motor, sekira pukul 15.45 Wita.

Saat itu ayah kandung korban, Herman Parerung (56) sempat menemui kedua debt collector tersebut. Tapi kala itu, kedua Debt Collector pamit untuk pulang. Namun kedua pelaku kembali saat malam hari kebetulan suasana memang sepi.

“Kan Tasya habis mandi. Nah, disitu disambut kedua pelaku itu. Eh, tiba-tiba mereka ngikut dari belakang. Kemudian, meminta untuk meladeninya. Tapi korban tidak mau, malah menyuruhnya untuk ambil semua barangnya yang penting tidak dilakukan tindak asusila,” ungkap Chandra Ayu, ibu kandung korban.

Lanjut Chnadra Ayu menjelaskan, Setelah menusuk korban, kedua pelaku langsung kabur.
“Pas sudah menusuk, kedua pelaku lompat dan meninggalkan rumah. Tetapi korban masih sempat sadar, lalu berteriak minta tolong,” jelas Chandra Ayu.

Hingga saat ini, Tasya menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelamonia Makassar. Korban masih dalam kondisi kritis.

“Korban mengalami luka tusuk hingga 10 cm. Sehingga mengenai pembulu darahnya,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *