RSUD Lamaddukelleng Tergenang, Komisi IV DPRD Wajo Prihatin

SENGKANG – Banjir yang menggenangi RSUD Lamaddukelleng mengundang keprihatinan DPRD Wajo. Manajemen diminta memberi perhatian agar tak terulang.

Setidaknya 13 ruangan di RSUD tergenang air, Minggu (1/3/2020). Termasuk ruang perawatan interna.

Selain karena curah hujan tinggi, banjir ini dipicu drainase yang tersumbat. Air yang meluap akhirnya menggenangi ruangan-ruangan rumah sakit.

Anggota Komisi IV DPRD Wajo, Ir Junaedi Muhammad langsung turun ke lokasi. Dia mengaku prihatin melihat kondisi rumah sakit bertipe C tersebut.

“Jika terus banjir, nanti dikhawatirkan akan berdampak pada pelayanan yang kurang maksimal,” katanya.

Politikus asal PAN tersebut meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wajo dan direktur RSUD Lamaddukkelleng segera melakukan langkah konkret untuk mengatasi masalah banjir di lingkungan rumah sakit.

“Terutama pada sistem drainase di RSUD Lamaddukkelleng,” ujarnya.

Anggota Komisi IV itu menyarankan kepada manajemen rumah sakit mengadakan kerja bakti setiap hari Jumat.

“Setiap Jumat harus kerja bakti bersihkan semua drainase supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Dia juga meminta direktur RSUD Lamaddukelleng untuk menambah lebar selokan atau drainase. Agar mampu menampung air hujan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed