investigasi.co

Tercepat Mengabarkan

Polres Mamasa tetapkan 18 tersangka Pemilu

MAMASA, Investigasi.co – Sebanyak delapan belas tersangka pemilu ditetapkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Mamasa, Sulawesi Barat.

Ke delapan belas tersangka dalam tindak pidana pemilu pada TPS 1 di desa Desa Saluleang, Kecamatan Tabulahan, Mamasa.

Dalam rincianya, 18 orang tersangka tersebut terdiri dari 7 orang petugas KPPS, 10 saksi partai politik, dan 1 orang saksi DPD RI.

Informasi yang diperoleh, modus ke delapan belas tersangka itu, mereka sepakat membagikan 18 sisa surat suara yang ada di TPS tersebut untuk di coblos.

“Berdasarkan alat bukti penyidik, 18 tersangka ini sepakat membagi-bagikan 18 sisa surat suara yang ada di TPS 1 Saluleang untuk dipakai mencoblos,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto, Sabtu (15/6).

Padahal, Lanjut Dedi Yulianto, surat suara tersebut merupakan surat suara milik orang lain yang tidak hadir melakukan pencoblosan pada TPS I pada Pemilu, 17 April lalu.

“Tersangka dan sejumlah barang bukti akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Polewali,” ujar Dedi.

Ke-18 tersangka tindak pidana Pemilu ini dijerat undang-undang Pemilu No. 7 tahun 2017, yakni Pasal 533 dan pasal 516 dengan ancaman kurungan penjara paling lama 1 tahun 6 bulan serta denda maksimal Rp 18 juta. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *