PNS Soppeng Dibekali Latihan Menembak

JAKARTA, Refortase.com – Latihan menembak merupakan salah satu materi tambahan bagi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada lingkup pemerintah daerah kabupaten. Informasi yang diterima, setiap daerah mengutus sejumlah peserta untuk mengikuti latihan menembak tersebut di di Pusat Pendidikan dan Latihan reserse Polri megamendung bogor jawa barat.

Selain latihan menembak, Peserta juga dibekali keahlian khusus dan latihan fisik untuk kesempurnaan peserta didiknya. Pada pelatihan itu dari 30 orang yang diutus, Salah satu pesertanya dari Sulawesi Selatan hanyalah Kabupaten Soppeng yang sempat hadir mengikuti latihan tersebut.

Seperti yang dilihat, salah satu PNS dari Satpol PP dan Pemadam kebakaran diberi latihan menembak oleh Pusat Pendidikan dan Latihan reserse Polri. hal itu bertujuan jika ada pengadaan senjata api di Pemerintah Daerah sebagai penegakan peraturan daerah.

“itu hanya sekedar materi tambahan saja bagi PPNS Pemkab Soppeng, dan pelajaran itu didapat usai mengikuti diklat pembentukan Penyidik (PPNS) ” ungkap Idham salah satu juru latih menembak.

Idham menjelaskan PPNS merupakan penyidik yang berasal dari PNS untuk melakukan penyidikan tindak pidana tertentu. Biasanya tindak pidana tersebut bukan tindak pidana umum yang biasa ditangani oleh penyidik Kepolisian.

Berdasarkan Pasal 1 angka 5 PP No. 43 Tahun 2012, yang dimaksud dengan PPNS adalah Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu yang berdasarkan peraturan perundang-undangan ditunjuk selaku Penyidik dan mempunyai wewenang untuk melakukan penyidikan tindak pidana dalam lingkup undang-undang yang menjadi dasar hukumnya masing-masing.

“Jadi, PPNS merupakan pejabat PNS yang ditunjuk dan diberi kewenangan untuk melakukan penyidikan dalam tindak pidana tertentu yang menjadi lingkup peraturan undang-undang yang menjadi dasar hukumnya. Oleh karena itu, instansi/lembaga atau badan pemerintah tertentu memiliki PPNS masing-masing. Dalam melaksanakan tugasnya PPNS diawasi serta harus berkoordinasi dengan penyidik Kepolisian,” Katanya menjelaskan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed