Majukan Sektor Kesehatan, DBR Inginkan Puskesmas di Wajo Terakreditasi

WAJO, INVESTIGASI.CO -Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Wajo sedang berbenah. Tahun ini, sebanyak sebelas Puskesmas sedang mengincar status akreditasi.

Perbaikan atau peningkatan pelayanan kesehatan, penambahan fasilitas, hingga perbaikan manajemen, menjadi atensi

“Saya ingin semua Puskesmas yang ada di Wajo ini terakreditasi. Kalau perlu ada yang paripurna ” ujar Kepala Dinas Kesehatan Wajo, dr Baso Rahmanuddin.

Dr Baso melanjutkan, pihaknya sudah berupaya mengoptimalkan persiapan dalam menghadapi penilaian dari tim kementerian kesehatan (Kemenkes) itu.

“Itu tadi, pelayanan, penambahan fasilitas, perbaikan manajemen, dan peningkatan sumber daya manusia terus kami genjot,” katanya

Pria akronim dengan sapaan DBR itu menambahkan, akreditasi untuk Puskesmas itu penting.

Sebab, akreditasi menjadi pengakuan bahwa puskesmas telah memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh menteri kesehatan.

Selain itu, adanya akreditasi untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan.

DBR merinci bahwa di Kabupaten Wajo terdapat 23 Puskesmas, 12 diantaranya sudah mengantongi akreditasi.

“Jadi untuk sisanya 11 Puskemas, kita rencanakan akan tuntas sampai 2019 mendatang,” jelasnya.

Mantan Direktur RSUD Lamaddukelleng ini menambah, Puskesmas yang belum terakreditasi sudah mempersiapkan diri untuk mencapai akreditasi tingkat utama, dengan menyiapkan 2 kendaraan operasional disetaip Puskesmas yakni, mobil ambulans dan Puskemas keliling.

Ketersediaan dokter umum di 23 Puskemas juga sudah dilakukan.

“Kita bersyukur dan mengapresiasi hal itu, sebab pemerintah daerah (Pemda) Wajo telah menaikkan intensif dokter umum dan gigi non PNS dari Rp1 juta menjadi Rp2,5 juta,” paparnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *