Kasus Pembuangan Bayi Terungkap, Orantuanya Berstatus Pelajar

WAJO, INVESTIGASI.CO – Aparat kepolisian Polres Wajo berhasil mengungkap Kasus penelantaran Bayi di kampung Ulugalung Desa Lempa Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Sulsel, Minggu 1 Oktober 2017 Kemarin.

Awalnya, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Wajo bersama Polsek Pammana menangkap salah satu pelaku disekolahnya di SMK 1 Sengkang yakni Andi Arnald F (17), warga Kampung Jampu Alau Desa Manurung Kecamatan Bola.

Setelah Itu, aparat Kepolisian juga berhasil menangkap Perempuan Wiwi Pratiwi Alias Wiwi Binti Aras (16), warga Dusun Amessangeng Desa Tosora Kecamatan Majauleng, Wajo.

Konon Kabaranya, Pelaku nekat membuang bayinya lantaran akan menutupi perbuatanya karena masih berstatus pelajar.

Kapolres Wajo, AKBP Noviana Turrsanurrohmad saat menggelar Press Release di Mapolres Wajo, Selasa ( 3/10) menjelaskan kronolgis penelantaran bayi itu berawal saat Andi Arnal menjemput pacaranya (Wiwi-red) di Rumah neneknya di Desa Tosora, Kecamatan Majauleng.

Dengan berboncengan menggunakan sepeda motor dengan tujuan Puskesmas Majauleng karena merasa sudah akan melahirkan.  Namun, ditengah jalan wiwi sudah merasa Bayinya akan keluar, sehingga menyuruh Andi Arnal ketempat sepi.

Wiwipun berlari kesemak-semak dan melahirkan Bayinya.  Sementara Andi Arnal yang membantu wiwi melahirkan bayinya itu dengan cara mengurut mengulas perut wiwi, Si BAyi pun keluar.

Sementara Andi Arnal memotong tali pusar bayinya menggunakan peralatan seadanya ( Kunci Rumah) dan membungkusnya dengan baju Andi Arnal.

Setelah istirahat skitar 30 menit maka Wiwi dibonceng Andi.Arnald meninggalkan tempat tersebut menuju kost Arnald

Setelah beristirahat sambil menyusui bayinya, A.Arnald dan Wiwi bersama bayinya menuju Kabupaten Bone. Namun ditengah jalan, sepeda motor mereka pecah sehingga kembali kota Sengkan untuk menambal Ban.

Usai menambal ban, pelaku pun melanjutkan perjalananya. Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Ulugalung, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo pelaku menyimpan Bayinya di Balai-balai depan rumah warga.

Dan Andi Arnal mengantar Wiwi pulang kerummahnya dan Andi A Arnal pun juga pulang kerumahnya. Sementara Bayinya  ditinggal dibalai-balai depan rumah warga.

“kedua Pelaku masih diproses. dan mengingat kedua pelaku masih dibawah umur tentu ada undang-undang yang mengaturnya. Sementara Bayinya sudah diserahkan ke Keluarga Wiwi (Neneknya). Tutur Noviana. (Nar)