investigasi.co

Tercepat Mengabarkan

Hindari Media Abal-Abal, Humas DPRD Wajo Perketat System Kerjasama Pemberitaan

Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Kabupaten wajo, Andi Gusti Sam

WAJO, Investigasi.co – Humas dan Protokoler Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo mulai akan membuka kerjasama dengan media informasi baik online, cetak, dan elektronik, tahun 2018 mendatang.

Hal itu disampaikna Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Kabuaten Wajo, Andi Gusti Syam SH di ruang kerjanya, Kamis ( 26/10). Andi Gusti mengaku System kerjasa Pemberitaan akan memperketat terhadap media massa yang mengajukan proposal untuk penawaran kerjasama publikasi untuk tahun 2018. Hal ini juga berkaitan dengan komposisi anggaran yang dikelola.

Andi Gusti Sam mengaku mulai tahun 2018 nanti, pihaknya akan menyeleksi semua media massa yang mengajukan proposal untuk penawaran kerjasama publikasi terkait sejumlah Kegiatan-kegiatan DPRD kabupaten Wajo.

Persyaratan dan hasil evaluasi internal yang harus dilengkapi media massa yang akan melakukan kerjasama dengan Pemkab DPRD Kabupaten Wajo. “ Yang penting itu masalah legalitas, seperti berbadan hukum, NPWP perusahaan, dan kelengkapan lain yang dibutuhkan juga jumlah oplah untuk media cetak serta tingkat kunjungan atau rating bagi media online dan hasil evaluasi dari pemberitaan selama Tahun 2017” ucap A. G. sam pada Berita Kota Makassar.

Dijelaskan, meningkatnya jumlah media massa baik cetak maupun online membuat pihaknya harus betul-betul selektif dalam hal kerjasama iklan. Selain persyaratan legalitas pihaknya juga melihat produktifitas media tersebut terkait komposisi berita DPRD.

“Kami harus memperbaiki manajemen kehumasan, agar dapat mengelola anggaran dengan bijak dan tepat guna. Banyak media yang sudah kerjasama baik iklan dan advertorial, tapi grafis beritanya turun. Kedepan media tersebut jadi pertimbangan,” ujarnya.

Lebih lanjut A.G Sam mengaku juga secara terus-menerus melakukan monitoring terhadap media cetak harian, mingguan, bulanan, media online, dan TV Lokal, terkait pemberitaan DPRD di berbagai media massa tersebut.

Berdasarkan hasil monitoring tersebut ada beberapa media cetak, elektronik dan online yang produktifitas pemberitaan tentang DPRD Kab. Wajo sangat minim. “Hasil evaluasi internal demikian, Tahun depan media-media yang dinilai tidak produktif ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk kerjasama,”jelasnya. ( Nar )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *