Forkopimda Sidrap Kembali Rapat Penertiban THM

SIDRAP, Investigasi.co – Meski Pemerintah Kabupaten Sidrap sudah menutup semua Tempat Hiburan Malam (THM) yang tidak berijin, Namun beredar informasi masih banyak kembali beraktifitas.
Akhirnya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidrap, menggelar rapat di ruang kerja Bupati Sidrap, Selasa (15/10/2019).
Bupati Sidrap, H Dollah Mando yang memimpin rapat koordinasi yang dihadiri Dandim 1420 Letkol Inf J.P. Situmorang, Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono dan Kejari Sidrap, Djasmaniar serta Sekda Sidrap Sudirman Bungi, para Asisten dan beberapa  Kepala OPD terkait mencarikan solusi permasalahan yang ada di kabupaten Sidrap itu. Salah satunya THM.
Dalam rapat tersebut, H Dollah Mando mengungkapkan bahwa sebelumnya aparat gabungan dari unsur Kodim 1420, Polres  dan Pemkab Sidrap melakukan penutupan seluruh THM bermasalah. Namun beredar informasi, sejumlah THM itu kembali beroperasi.
“Masalah THM harus diselesaikan. Kita harus sepakat bahwa tidak ada lagi THM yang beroperasi,” lontar Dollah.
Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono mengatakan, pihaknya bersama Kodim 1420 akan selalu melakukan operasi penertiban.
“Intinya Kami akan melakukan operasi di luar agenda operasi pemda, tidak dipungkiri THM bermasalah menjual minuman beralkohol bahkan pemakai narkoba ada disana, makanya Kami akan lakukan operasi dan tindak tegas,” lontar Budi Wahyono.
Hal tersebut diamini Dandim 1420 Letkol Inf J.P. Situmorang. Ia mengutarakan, penertiban terhadap THM yang beroperasi harus tegas dan  jangan hanya dilakukan sesaat.
“Jangan sampai anggapan masyarakat aparat hanya setengah-setengah dalam menertibkan THM tersebut, Kita harus komitmen bersama dalam mengatasi masalah tersebut,” tegas Situmorang.
Selain soal THM, rapat juga membahas pesoalan lahan BPP di Kecamatan Dua Pitue serta HGU yang habis masa kontraknya dan terlantar.
Dollah Mando menyampaikan, Pemerintah Daerah bersama Forkopimda akan mengambil langkah–langkah untuk mengatasi masalah yang terjadi.
“Permasalahan ini perlu diwaspadai dan membutuhkan penanganan yang terpadu sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin,” kuncinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed