Cegah Penyebaran Corona di Transportasi Umum, Anies Hapus Aturan Ganjil Genap

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meniadakan kebijakan ganjil genap kendaraan roda empat di seluruh jalur yang sebelumnya berlaku.

Hal ini dilakukan mengingat potensi penyebaran virus Covid-19 di transportasi umum.Anies mengatakan dalam pertemuan dengan Forkompida dan Asosiasi Pengusaha disepakati bahwa DKI Jakarta harus bertindak lebih cepat lagi.

Kita menyaksikan bahwa kasus masih terus bertambah. Per kemarin di Jakarta ada (total akumulasi) 660 orang dalam pemantauan.

Menurutnya Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan semua langkah-langkah untuk mengurangi interaksi antar warga agar bisa mengurangi potensi penularan.

Anies mengimbau kepada dunia usaha untuk mulai mempersiapkan, bahkan kalau bisa mulai melaksanakan, kegiatan kerja jarak jauh. Sehingga potensi penularan bisa kita kendalikan.

“Kemudian yang berikutnya adalah terkait dengan lalu lintas dan transportasi. Dalam kondisi normal, kita menganjurkan untuk masyarakat menggunakan kendaraan umum daripada menggunakan kendaraan pribadi. Saat ini potensi penularan di kendaraan umum cukup tinggi,” kata Anies di Jakarta, Minggu (15/3).

Karena itu, Pemprov akan menghapuskan atau mencabut sementara kebijakan ganjil-genap di seluruh kawasan Jakarta, sehingga masyarakat bisa memilih moda transportasi yang lebih minim risiko penularan.

“Kebijakan ini tidak diperlakukan dua minggu, tapi dicabut sementara dan akan diberlakukan lagi ketika kondisi sudah dalam kontrol kita,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed