Catut Nama Kapolri, Tiga Pelaku Penipuan di Belawa Digulung

WAJO, investigasi.co – Tiga orang sindikat penipuan pada dua kelompok asal Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulsel diringkus secara terpisah oleh aparat kepolisian dari BKO PMJ AKP Dwi Yanuar MS, SH, SIK bersama Tim Jatanras Polda Metro Jaya di Backup Timsus Polda Sulsel. Sabtu ( 03/03/2018). Sekitar pukul 03.30 wita.

Selain melakukan penipuan melalui media elektronik dan Online, pelaku juga mengakui mengkonsumsi sabu sambil melancarkan aksinya.

Modus pelaku, Dengan memperdaya korbannya mengaku sebagai pejabat negara. Salah satunya Kapolri. Informasi yang dihimpun, Pelaku dengan memanfaatkan Aplikasi Friend Search For WhatsApp (WA) mencari nomor-nomor secara acak dengan menggunakan aplikasi WA.

Setelah mendapatkan nomor korban, Pelaku mengirimkan pesan seolah-olah penerima pesan mendapat hadiah. Dan untuk meyakinkan korbannya, dalam pesan tersebut ada tautan / link ke Blogspot yang sudah pelaku persiapkan dengan dibantu oleh rekanya yang masih dalam pengejaran petugas.

Adapun identitas pelaku yang berhasil ditangkap di Tempat Kejadian Perkara (TKP 1) yakni Tajuddin (24) warga Desa Lautang, Kecamatan Belawa yang juga merupakan otak daari tindak pidana penipuan tersebut.

Dari tangan pelaku Tajuddin, berhasil disita sejumlah barangbukti berupa Uang Tunai 5 juta, 5 buah Laptop dengan berbagai merk, 8 buah modem, 31 Handphone berbagai merk, 10 simcard diluar HP, 4 Kartu Atm BRI dan 1 buah Dompet.

Sementara penagkapan di TKP ke-2 didaerah yang sama, berhasil diamangkan dua pelaku yakni Asriyadi (30) dan Mabrur (21).sementara otak dalam kegiatan tersebut bernama Ullah yang masih juga dalam pengejaran petugas.

Adapun Barangbukti yang berhasil disita di TKP ke-2 yakni 3 buah Laptop berbagai Merk, 3 buah dompet, 4 buku rekening, 4 buah kartu ATM BRI, 9 buah HP berbagai merk, 4 buah modem, 1 flashdisk, 1 Router Wifi TPlink.

Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Sigit membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan pihak Polda Metro Jaya bersama Polda Sulsel. Hanya saja, Kata sigit, dirinya tidak bisa memberikan keterangan lengkap terkait penangkapan tersebut.

“saya tidak bisa memberikan keterangan lengkap. Karena itu kewenangan Jatanras dan Polda sulsel, ” kata dia.

Hingga berita ini diturungkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Jatanras Polda Metro Jaya Maupun Polda Sulsel.

Penulis : Narwadi
Editor : Adhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *