Berniat Selamatkan Ibunya, Oknum Anggota DPRD Golkar di OTT KPK, Ketua PT Manado Ikut Terseret

JAKARTA, Investigasi.co – Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Aditya Moha bermaksud ingin menyelamatkan ibunya, Marlina Moha yang sedang berjuang ditingkat banding atas vonis 5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Manado pada Juli 2017 lalu. Marlina Moha dijerat kasus Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menjelaskan Aditya ingin menyelamatkan ibundanya, Marlina Moha yang sedang berjuang ditingkat banding atas vonis 5 tahun penjara. Hal itu dilakukanya agar proses banding ibunya diterima.

“Ketua PT Manado Sudiwardono diduga menerima SGD101.000 atau setara Rp1 miliar untuk pengurusan putusan bebas di tingkat banding terdakwa ibu dari anggota DPR Aditya Anugrah Moha,” Ujar Laode.

Uang senilai Rp1 Milyar itu yang diberikan ketua PTT Manado agar bisa bebas orangtua Aditya yang juga mantan Bupati Bolaang Mongondow.

Selain hakim Sudiwardono dan anggota DPR Aditya alias Didi juga ada beberapa orang lain yang juga diamankan tim KPK. Saat ini, AAM, S dan tiga orang yang dibekuk dalam OTT tersebut sedang diperiksa intensif oleh tim penyidik KPK.

Hanya saja, untuk Marlina Moha Siahaan yang pekan terakhir September 2017 sempat berada di Jakarta belum diciduk. “Untuk Marlina belum, belum ditangkap. Dalam waktu dekat ditentukan status tersangka hakim S dan anggota DPR AAM, sama dilihat juga dugaan keterlibatan Marlina,” ucap sumber tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *