investigasi.co

Tercepat Mengabarkan

Bermodal Swadaya, Bocah Penderita Tunagrahita Raih Juara 1 Tingkat Nasional

Sindi Aulia

PAREPARE, INVESTIGASI.CO – Seseorang yang memiliki kekurangan atau memiliki keterbatasan, Seperti Tunagrahita dan lainnya, umumnya bisa mempengaruhi rasa percaya diri dalam menggapai cita -cita dan impian.

Namun ternyata hal tersebut tak berlaku bagi Sindi Aulia (12) penderita Tunagrahita sejak lahir. Gadis Tunagrahita itu membuktikan dan membawa harum nama baik keluarganya dan juga Pemerintah Kota Parepare dan Sulsel saat ini.

Berkat usaha dan kemauan keras dirinya sanggup meraih beragam prestasi lewat Kelebihanya yang digeluti di sekolahnya di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Parepare.

Dengan bermodalkan Swadaya (Sumbangan Keluarga) gadis cantik itu berhasil meraih juara 1 tingkat Daerah dalam olahraga Bocce (Cabor) yang merupakan salah satu olahraga khusus penyandang tunagrahita yang dilaksanakan di Makassar, belum lama ini.

Bukan hanya sampai disitu, Warga jalan Tita Darma, Kelurahan Ujung, Kecamatan Soreang itu juga berhasil meraih juara satu tingkat Propinsi diikuti 34 propinsi yang dilaksanakan di Medan, 4 September 2017 kemarin dengan caban olahraga yang sama ( Bocce-red).

Bocce adalah olahraga rekreasi, yang dimainkan dua regu dengan tiga hingga empat orang anggota. Selain itu, olahraga ini bisa dikombinasikan dengan berbagai permainan menarik lainnya.

Setelah berhasil mendapat juara satu ditingkat Daerah dan Propinsi, Sindi Aulia saat ini dipersiapkan untuk mewakili Indonesia dalam cabang olahraga Bocce yang akan dipusatkan di Jakarta. “Sindi kembali dipersipkan mewakili Indonesia dalam cabang olahraga Bocce tingkat Internasional itu yang akan dipusatkan di Jakarta. dan akan diikuti berbagai negara,” Tutur Orangta Sindi yakni Idawati Amir (40) didampingi suaminya, Bambang Sutrisno. Minggu,1 oktober 2017 sesaat lalu.

Bersama Bambang Sutrisno, Idawati mengaku masih terus melakukan pengumpulan dana dari keluarga dekatnya. hal itu dilakukan demi biaya anaknya itu. agar kelak dapat membawa nama baik keluarganya termasuk Negara indonesia.

“Saya masih berusaha terus mengumpulkan sumbangan untuk Sindi, agar kelak tidak mendapat halangan untuk bertanding ditingkat Internasional di Jakarta dalam waktu dekat ini,” Katanya.

 

Laporan : Bahri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *