Kartu Kredit Baru akan di Luncurkan oleh Tiga Bank

kartu kredit.
kartu kredit.

INVESTIGASI.CO – Kendati masih belum tumbuh tinggi, pertumbuhan bisnis kartu kredit mulai mengalami peningkatan. Merujuk pada data Bank Indonesia, sampai dengan bulan Agustus 2017 volume transaksi kartu kredit sudah mencapai 27,01 juta transaksi.

Jumlah tersebut, tumbuh sebesar 3,27% secara tahunan atau year on year (yoy). Adapun, secara nominal transaksi kartu kredit per Agustus 2017 sudah menyentuh angka Rp 25,1 triliun atau naik 5,6%. Melihat tren pertumbuhan kartu kredit, sejumlah bank pun memiliki rencana jangka pendek dan menengah untuk masuk dalam segmen kartu kredit guna mendorong bisnis perusahaan.

Ambil contoh PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk atau BTN yang merencanakan untuk meluncurkan kartu kredit keluaran sendiri pada pertengahan tahun 2018 mendatang.

“Bank BTN sudah memiliki kartu kredit co-branding dengan Bank Mandiri, Namun BTN juga sedang dalam proses melakukan kajian dan persiapan sebagai issuer,” ujar Managing Director Strategy, Risk & Compliance Bank BTN Mahelan Prabantariksa, Jumat (29/9).

Kendati fokus dalam penyaluran kredit perumahan, Mahelan menyebut tidak menutup kemungkinan BTN bermain di segmen konsumer. Bahkan, jika penerbitan kartu kredit milik BTN sudah teraliasi, pihaknya menarget mampu menerbitkan kartu kredit sebesar 300 ribu hingga 400 ribu per tahun.

“Karena bisnis Bank BTN fokus pada perumahan, maka sasaran kartu kredit kami adalah keluarga penghuni rumah,” imbuhnya.

Tidak mau ketinggalan, PT Bank Mayapada Internasional Tbk pun menyatakan siap untuk bersaing di bisnis adu gesek pada tahun ini. Lebih lanjut, Direktur Utama Bank Mayapada Haryono Tjahjarijadi mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan proses perizinan penerbitan kartu kredit kepada Bank Indonesia.

“Saat ini sedang proses finalisasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa diluncurkan,” katanya. Kendati belum dapat memetakan besaran kartu kredit yang akan diluncurkan, bank milik taipan ini akan menyasar nasabah existing terlebih dahulu pada tahap awal.

Itu artinya, ada sekitar 250.000 nasabah potensial yang dapat digarap Bank Mayapada dalam bisnis kartu kredit pada tahun ini. “Awalnya seluruh nasabah Bank Mayapada (target), baru setelah itu kita tentukan yang lainnya,” tambahnya.

Selain kedua bank tersebut, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) juga mengatakan memiliki rencana untuk melakukan penerbitan kartu kredit sendiri. Hanya saja, Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha mengatakan hal tersebut masih berupa rencana jangka menengah. Artinya, perseroan belum dapat memastikan kapan hal ini akan terealisasi.

“Dalam pengembangannya saat ini bank jatim terlebih dahulu meningkatkan core banking system sebagai dasar pengembangan produk, dan selanjutnya akan mengembangkan kartu kredit,” ujar Ferdian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *